05 February 2010

Cari muka tuh ke yang punya langit dan bumi yaa...

"Siapa memurkakan Allah untuk meraih keridhaan manusia maka Allah murka kepadanya dan menjadikan orang yang semula meridhainya menjadi murka kepadanya.

Namun, siapa meridhai Allah meskipun dalam kemurkaan manusia maka Allah akan meridhainya dan  meridhakan kepadanya orang yang pernah memurkainya.

Allah memperindahnya, memperindah ucapan dan perbuatannya."

(HR. Aththabrani)

04 February 2010

Pasang master password di firefox

Untuk yang pake fitur save password di firefox, buat ngeliat user/password yang udah di save gampang banget, masuk ke menu tools-options buka tab security terus klik saved password, klik lagi show password... boom tampaklah semua rahasia kita

 

Sekedar saran, just in case, komputer yang dipake ada di tempat non private, misal di kantor, aktifin master password supaya ga gampang lihat password yang udah disave ini, caranya kayak gambar dibawah :

Terus isi password nya dari layar ini :

 

01 February 2010

Lagi ada kepengen...

Sekarang tanggal 1, tanggalnya gajian... *biasanya*

Misalkan lu punya temen yang lu tau gajinya 10 juta... trus lu hubungannya baik ama dia, lu minta 1000 perak ama dia...

Yakin banget pasti dikasi kan, pasti soalnya 1000 perak mana ada artinya buat yang bergaji segitu.

Disini yang jadi kunci, selain nilai yang ga ada artinya... hubungan baik tadi, klo lu suka maki2an ama dia, lagi musuhan dsb, jangankan minta 1000 dikasi, ngomong aja gakan didenger kyknya...

Ada dalam hadits... dunia dan seisinya dalam pandangan Allah itu lebih hina dari bangkai...

Nah, gw lagi ada kepengen, kepengen besaar... yang gw sendiri, ga ada ide gmana bisa gw dapetin, tapi gw mo minta ama Allah... yang punya langit n bumi, yang nganggep dunia ini ga ada artinya.

Gw udah ngerti nilai nya pasti receh bin remeh buat Allah, tinggal hubungan baiknya ini nih, gw lagi tirakat, tirakat yang sering gw jalanin pas lagi ada butuh, dari jaman gw masi kuliah, dan selalu ampuh untuk menghamparkan n mengantarkan keinginan jadi nyata...

Selain tirakat gw juga lagi bersih bersih, hal hal yang ga penting yang mungkin ngalangin doa gw, lagi gw ilang2in... *tadinya mo disebutin, tapi malu ah, hihihi*... smoga istiqomah, amin.

Allah baik, senang yang baik, Allah bersih, senang yang bersih... smoga usaha gw, bisa menipiskan halangan dan memaqbulkan doa gw..

Terakhir, nulis iseng ini, buat mancing aja, sapa tau ada wali Allah yang ntah di gerakkan oleh takqir atau apa, berkenan mampir dan mengaminkan doa gw...

"Ya Allah, kabulkan permintaanku, jadikan baik dan membawa kebaikan..."

AMIN.

31 January 2010

Fwd: Jamaahan Di Mesjid

Rada maksa tapi bagus juga, tentang jamaahan di mesjid...

Hadits ini sering gw baca... 

Hanya orang munafik yang berat melaksanakan shalat berjamaah di Masjid, terutama ketika Subuh dan Ashar (HR Abu Hurairah).

Tapi... mwaaa.... tidur aja kadang malem banget, bangun sholat subuh biasanya udah rada terang langit nya, hihihi... duh, harus di benerin nih...

Terus.. munafik... beuh padahal munafik kan cirinya 3, klo ngomong dia bohong, klo janji dia ingkar, klo nerima amanat dia khianat... mgkn  kena faktor bohong kali ya dalam hadits ini... iya bohong, ngaku Tuhannya satu satunya yang dia sembah tapi pas jam solat, deadline teuteup nomer satu... kekeke... naudzubillah.

Ini juga sering gw baca :

“Demi Dzat yang diriku ditangan-Nya, aku ingin menghimpun kayu bakar, lalu kusuruh seseorang mengumandangkan adzan shalat, dan kusuruh pula imam memimpin shalat berjamaah, dan kudatangi mereka yang tidak shalat berjamaah, kubakar mereka bersama rumah-rumahnya!" (HR Bukhari – Muslim)

Paksain n biasain yu shalat di mesjid, palagi yang rumah atau kantornya deket ama mesjid, jangan pake alesan ga denger adzan gara gara kantornya kedap suara yee :ppp

===============================================
Berjamaah di Masjid? … Harus!!!

Kok bisa? Coba simak dialog seorang buta dengan Rasulullah ini :

Seorang buta mengadu pada Rasulullah : “Ya Rasul, tiada yang menuntunku mengantar ke masjid, maka berilah keringanan untukku shalat di rumah”. Kemudian ia diberi keringanan oleh Rasul. Namun ketika ia baru beberapa langkah menuju pulang, Rasulullah memanggilnya kembali: “Adakah kamu mendengar adzan?”. Jawabnya : “Ya, aku mendengarnya”. Sabda Rasul: “karenanya, hendaklah kau penuhi panggilan (adzan) itu”. (HR Muslim)

Jujur, ketika mendengar kutipan hadits di atas saya cukup shock. Apa sih istimewanya shalat berjamaah di masjid hingga Rasul sedemikian ‘keukeuh’ meminta seorang buta melakukannya?

Shalat di Masjid, Banyak Untungnya
Hmmm … pertama : nilainya 27 kali lipat shalat di rumah/sendiri (HR Bukhari-Muslim), ini sudah ribuan kali kita dengar dari (mungkin) ratusan ustadz, guru agama di sekolah hingga ustadz di televisi. Tapi sepertinya selama ini kita (khususnya saya) nggak ‘mudeng’ dan menganggap ini hanya angin lalu, alias nggak penting. Toh kita sudah melakukan shalat lima waktu, lha wong yang shalat bolong-bolong saja masih banyak …

Tapi kalau kita gunakan logika sederhana, pilih mana kita bekerja dengan gaji satu juta dibandingkan dengan gaji 27juta? Orang waras mana yang akan memilih yang hanya 1 juta, ya kan?

Kedua, Jika sebelumnya kita telah berwudhu maka setiap langkah kita menuju ke masjid derajat kita akan dinaikkan 1 derajat serta diampuni 1 dosa (HR Muslim). Luar biasa bukan, bukan hanya dihapuskannya dosa kita, tapi juga dinaikkan derajat kita. Subhanallah. Makin jauh lokasi kita berarti makin oke tuh :).

Ketiga, selama kita berada di masjid malaikat mendoakan kita (HR Bukhari-Muslim). Tahu kan, bahwa mereka adalah mahluk-mahluk suci yang niscaya tak akan tertolak doanya. Kapan lagi kita mendapatkan prestise semacam ini?

Keempat, selama menunggu shalat kita dianggap melakukan shalat. Ck ck ck! Sungguh Maha Pemurah Allah.
Oh ya, satu lagi. Waktu antara adzan dan iqamat ternyata adalah waktu mustajab bagi doa kita, alias doa kita tidak akan tertolak oleh Allah. Great!


Shalat di Masjid, Penting lho!
Hanya orang munafik yang berat melaksanakan shalat berjamaah di Masjid, terutama ketika Subuh dan Ashar (HR Abu Hurairah).

Wah ini yang cukup mengerikan buat kita. Apa rela kita menjadi bagian orang-orang munafik, yang bahkan Rasul membenci mereka melebihi kaum kafir. Moga kita bukan bagian dari mereka, amien …

Ini saya kutipkan hadist lainnya …

Seseorang mengadu kepada Rasulullah SAW: “Ya Rasul, bahwasanya kota Madinah ini banyak binatang buas lagi kejam, yang tentu aku sangat khawatir atas keselamatanku". Rasulullah menjawab : "Adakah kamu mendengar Hayya alash-shalah, hayya alal falah? Kalau mendengarnya maka datanglah untuk memenuhinya” (HR Abu Daud).
Wah, berarti kondisi alam yang berat sekali pun kita tetap harus ke masjid. Apalagi Cuma karena gerimis kecil, bukan halangan lagi ya? Hmmm Moga kita diberikan keringanan langkah dan kemudahan selalu.


Murka Rasul!
Rasulullah bersabda : “Demi Dzat yang diriku ditangan-Nya, aku ingin menghimpun kayu bakar, lalu kusuruh seseorang mengumandangkan adzan shalat, dan kusuruh pula imam memimpin shalat berjamaah, dan kudatangi mereka yang tidak shalat berjamaah, kubakar mereka bersama rumah-rumahnya!" (HR Bukhari – Muslim)

Aih, besar benar murka Rasul terhadap mereka yang meninggalkan shalat berjamaah. Saya tidak berani berkomentar banyak terhadap hadits ini, terasa sangat gamblang dan jelas aura kemurkaan kekasih Allah ini. Saya sangat merinding begitu mengetahui keberadaan hadits ini. Laa haulaa wa laa quwata illa billah …

Keringanan 
Barangsiapa mendengar seruan adzan tetapi tidak dapat memenuhinya tanpa suatu udzur maka shalat yang dikerjakannya tidak akan diterima. Para sahabat bertanya : Apakah udzurnya? Jawab Rasul SAW : ketakutan atau sakit (HR Abu Daud, Ibn Hibban, Ibnu Majah)

Luar biasa ya, mungkin sebelum mengetahui sedemikian pentingnya shalat berjamaah ini kita pasti akan menganggap remeh. Bahkan berlomba-lomba membuat mushala kecil di dalam rumah kita. Ternyata bukan itu yang diinginkan Rasul kita, pasti ada hikmah besar dibalik seruan shalat berjamaah di masjid ini yang belum kita ketahui hingga kini. Apakah ini adalah suatu fasa yang harus kita lewati bagi kebangkitan Islam? Mari kita buktikan bersama. Ayo mulai sekarang aja!

“Sesungguhnya yang meramaikan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.” (QS At Taubah : 18).

Oleh: Iman Sulaiman - www.imanmenulis.blogspot.com

29 January 2010

Fwd: Merasa Paling Merana

Saat itu saya tengah berada di kota Jeddah, Saudi Arabia. Terpapar dihadapan saya sebuah koran berbahasa Arab di lobby hotel. Tergerak saya melihat berita dan artikel yang tertulis di sana, hingga saya temukan sebuah tulisan yang amat bermanfaat ini.

Tersebutlah kisah nyata seorang kaya raya berkebangsaan Saudi bernama Ra'fat. Ia diwawancarai setelah ia berhasil sembuh dari penyakit liver akut yang ia idap. Pola hidup berlebihan dan mengkonsumsi makanan tak beraturan membuat Ra'fat mengalami penyakit di atas.

Ra'fat berobat untuk mencari kesembuhan. Banyak dokter dan rumah sakit ia kunjungi di Saudi Arabia sebagai ikhtiar. Namun meski sudah menyita banyak waktu, tenaga, pikiran dan biaya, sayangnya penyakit itu tidak kunjung sembuh juga. Ra'fat mulai mengeluh. Badannya bertambah kurus. Tak ubahnya seperti seorang pesakitan.

Demi mencari upaya sembuh, maka Ra'fat mengikuti saran dokter untuk berobat ke sebuah rumah sakit terkenal spesialis liver di Guangzhou, China. Ia berangkat ke sana ditemani oleh keluarga. Penyakit liver semakin bertambah parah. Maka saat Ra'fat diperiksa, dokter mengatakan bahwa harus diambil tindakan operasi segera. Ketika Ra'fat menanyakan berapa besar kemungkinan berhasilnya. Dokter menyatakan kemungkinannya adalah fifty-fifty. "50% kalau operasi berhasil maka Anda akan sembuh, 50% bila tidak berhasil mungkin nyawa Anda adalah taruhannya!" jelas sang dokter.

Mendapati bahwa boleh jadi ia bakal mati, maka Ra'fat berkata, "Dokter, kalau operasi ini gagal dan saya bisa mati, maka izinkan saya untuk kembali ke negara saya untuk berpamitan dengan keluarga, sahabat, kerabat dan orang yang saya kenal. Saya khawatir bila mati menghadap Allah Swt namun saya masih punya banyak kesalahan terhadap orang yang saya kenal." Ra'fat berkata sedemikian sebab ia takut sekali atas dosa dan kesalahan yang ia perbuat.

Dengan enteng dokter membalas, "Terlalu riskan bagi saya untuk membiarkan Anda tidak segera mendapatkan penanganan. Penyakit liver ini sudah begitu akut. Saya tidak berani menjamin keselamatan diri Anda untuk kembali ke tanah air kecuali dalam 2 hari. Bila Anda lebih dari itu datang kembali ke sini, mungkin Anda akan mendapati dokter lain yang akan menangani operasi liver Anda."
Bagi Ra'fat 2 hari itu cukup berarti. Ia pun berjanji akan kembali dalam tempo itu. Serta-merta ia mencari pesawat jet yang bisa disewa dan ia pun pergi berangkat menuju tanah airnya.

Kesempatan itu betul-betul digunakan oleh Ra'fat untuk mendatangi semua orang yang pernah ia kenal. Satu per satu dari keluarga dan kerabat ia sambangi untuk meminta maaf dan berpamitan. Kepada mereka Ra'fat berkata, "Maafkan aku, Ra'fat yang kalian kenal ini sungguh banyak kesalahan dan dosa... Boleh jadi setelah dua hari dari sekarang saya sudah tidak lagi panjang umur..."

Itulah yang disampaikan Ra'fat kepada orang-orang. Dan setiap dari mereka menangis sedih atas kabar berita yang mereka dengar dari orang yang mereka cintai dan kagumi ini.

Ra'fat menyambangi satu per satu dari mereka. Meski dengan tubuh yang kurus tak berdaya, ia berniat mendatangi mereka untuk meminta doa dan berpamitan. Dan kondisi itu membuat Ra'fat menjadi sedih. Ia merasa menjadi manusia yang paling merana. Ia merasa tak berdaya dan tak berguna. Sering dalam kesedihannya ia membatin, "Ya Allah.... rupanya keluarga yang mencintai aku.... harta banyak yang aku miliki... perusahaan besar yang aku punya.... semuanya itu tidak ada yang mampu membantuku untuk kembali sembuh dari penyakit ini! Semuanya tak ada guna... semuanya sia-sia!"

Rasa emosi batin itu membuat tubuh Ra'fat bertambah lemah.  Ia hanya mampu perbanyak istighfar memohon ampunan Tuhannya. Memutar tasbih sambil berdzikir kini menjadi kegiatan utamanya. Ia masih merasa bahwa dirinya adalah manusia yang paling merana di dunia.

Hingga saat ia sedang berada di mobilnya. duduk di kursi belakang dengan tangan memutar tasbih seraya berdzikir. Hanya Ra'fat dan supirnya yang berada di mobil itu. Mereka melaju berkendara menuju sebuah rumah kerabat dengan tujuan berpamitan dan minta restu. Saat itulah menjadi moment spesial yang tak akan terlupakan untuk Ra'fat.

Beberapa ratus meter di depan, mata Ra'fat melihat ada seorang wanita berpakaian abaya (pakaian panjang wanita Arab yang serba berwarna hitam) tengah berdiri di depan sebuah toko daging. di sisi wanita tadi ada sebuah karung plastik putih yang biasa menjadi tempat limbah toko tersebut. Wanita tadi mengangkat dengan tangan kirinya sebilah tulang sapi dari karung. Sementara tangan kanannya mengumpil dan mencuil daging-daging sapi yang masih tersisa di pinggiran tulang.

Ra'fat memandang tajam ke arah wanita tersebut dengan pandangan seksama. Rasa ingin tahu membuncah di hati Ra'fat tentang apa yang sedang dilakukan wanita itu. Begitu mobilnya melintasi sang wanita, sekilas Ra'fat memperhatikan. Maka ia pun menepuk pundak sang sopir dan memintanya untuk menepi.
Saat mobil sudah berhenti, Ra'fat mengamati apa yang dilakukan oleh sang wanita. Entah apa yang membuat Ra'fat menjadi penasaran. Keingintahuannya membuncah. Ia turun dari mobil. lemah ia membuka pintu, dan ia berjalan tertatih-tatih menuju tempat wanita itu berada.

Dalam jarak beberapa hasta Ra'fat mengucapkan salam kepada wanita tersebut namun salamnya tiada terjawab. Ra'fat pun bertanya kepada wanita tersebut dengan suara lemah, "Ibu..., apa yang sedang kau lakukan?"

Rupanya wanita ini sudah terlalu sering diacuhkan orang, hingga ia pun tidak peduli lagi dengan manusia. Meski ada yang bertanya kepadanya, wanita tadi hanya menjawab tanpa menoleh sedikitpun ke arah si penanya. Sambil mengumpil daging wanita itu berkata, "Aku memuji Allah Swt yang telah menuntun langkahku ke tempat ini. Sudah berhari-hari aku dan 3 orang putriku tidak makan. Namun hari ini, Dia Swt membawaku ke tempat ini sehingga aku dapati daging limbah yang masih bertengger di sisi tulang sisa. Aku berencana akan membuat kejutan untuk ketiga putriku malam ini. Insya Allah, aku akan memasakkan sup daging yang lezat buat mereka...."

Subhanallah....! bergetar hebat relung batin Ra'fat saat mendengar penuturan kisah kemiskinan yang ada di hadapannya. Tidak pernah ia menyangka ada manusia yang melarat seperti ini. Maka serta-merta Ra'fat melangkah ke arah toko daging. Ia panggil salah seorang petugasnya. Lalu ia berkata kepada petugas toko, "Pak..., tolong siapkan untuk ibu itu dan keluarganya 1 kg daging dalam seminggu dan aku akan membayarnya selama setahun!"

Kalimat yang meluncur dari mulut Ra'fat membuat wanita tadi menghentikan kegiatannya. Seolah tak percaya, ia angkat wajah dan menoleh ke arah Ra'fat. Kini mata wanita itu menatap dalam mata Ra'fat seolah ia berterima kasih lewat sorot pandang.

Merasa malu ditatap seperti itu, Ra'fat menoleh ke arah petugas toko. Ia pun berkata, "Pak..., tolong jangan buat 1 kg dalam seminggu, aku rasa itu tidak cukup. Siapkan 2 kg dalam seminggu dan aku akan membayarnya untuk setahun penuh!" Serta-merta Ra'fat mengeluarkan beberapa lembar uang 500-an riyal Saudi lalu ia serahkan kepada petugas tadi.

Usai Ra'fat membayar dan hendak meninggalkan toko daging, maka terhentilah langkahnya saat ia menatap wanita tadi tengah menengadah ke langit sambil mengangkat kedua belah tangannya seraya berdoa dengan penuh kesungguhan:

"Allahumma ya Allah... berikanlah kepada tuan ini keberkahan rezeki. Limpahkan karunia-Mu yang banyak kepadanya. Jadikan ia manusia mulia di dunia dan akhirat. Beri ia kenikmatan seperti yang Engkau berikan kepada para hamba-Mu yang shalihin. Kabulkan setiap hajatnya dan berilah ia kesehatan lahir dan batin.....dst"

Panjang sekali doa yang dibaca oleh wanita tersebut. Kalimat-kalimat doa itu terjalin indah naik ke langit menuju Allah Swt. Bergetar arsy Allah Swt atas doa yang dibacakan sehingga getaran itu terasa di hati Ra'fat. Ia mulai merasakan ketentraman dan kehangatan. Kedamaian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Hampir saja Ra'fat menitikkan air mata saat mendengar jalinan indah kalimat doa wanita tersebut. Andai saja ia tidak merasa malu, pastilah buliran air mata hangat sudah membasahi pipinya. Namun bagi Ra'fat pantang menangis..., apalagi dihadapan seorang wanita yang belum ia kenal.

Ra'fat lalu memutuskan untuk meninggalkan wanita tersebut. Ia berjalan tegap dan cepat menuju mobilnya. Dan ia belum juga merasakan keajaiban itu! Ya, keajaiban yang ditambah saat Ra'fat membuka dan menutup pintu mobil dengan gagah seperti manusia sehat sediakala!!!

Sungguh doa wanita itu memberi kedamaian pada hati Ra'fat. Sepanjang jalan di atas kendaraan Ra'fat terus tersenyum membayangkan doa yang dibacakan oleh sang wanita tadi. Perjalanan menuju rumah seorang kerabat itu menjadi indah.

Sesampainya di tujuan lalu Ra'fat mengutarakan maksudnya. Ia berpamitan dan meminta restu. Ia katakan boleh jadi ia tidak lagi berumur panjang sebab sakit liver akut yang diderita.
Anehnya saat mendengar berita itu dari Ra'fat, sang kerabat berkata, "Ra'fat..., janganlah engkau bergurau. Kamu terlihat begitu sehat. Wajahmu ceria. Sedikit pun tidak ada tanda-tanda bahwa engkau sedang sakit."
Awalnya Ra'fat menganggap bahwa kalimat yang diucapkan kerabat tadi hanya untuk menghibur dirinya yang sedang sedih. Namun setelah ia mendatangi saudara dan kerabat yang lain, anehnya semuanya berpendapat serupa.

Dua hari yang dimaksud pun tiba. Ia didampingi oleh istri dan beberapa anaknya kembali datang ke China. Hari yang dimaksud untuk menjalani operasi sudah disiapkan. Sebelum masuk ruang tindakan, beberapa pemeriksaan pun dilakukan. Setelah hasil pemeriksaan itu dipelajari maka ketua tim dokter pun bertanya keheranan kepada Ra'fat dan keluarga:
"Aneh....! dua hari yang lalu kami dapati liver tuan Ra'fat rusak parah dan harus dilakukan tindakan operasi. Tapi setelah kami teliti, mengapa liver ini menjadi sempurna lagi?!"

Kalimat dokter itu membuat Ra'fat dan keluarga menjadi bahagia. Berulangkali terdengar kalimat takbir dan tahmid di ruangan meluncur dari mulut mereka. Mereka memuji Allah Swt yang telah menyembuhkan Ra'fat dari penyakit dengan begitu cepat. Siapa yang percaya bahwa Allah yang memberi penyakit, maka ia pun akan yakin bahwa hanya Dia Swt yang mampu menyembuhkan. Jangan bersedih dan merasa hidup merana. Sadari bahwa dalam kegetiran ada hikmah bak mutiara!
 
Cahaya Langit,
Bobby Herwibowo
www.kaunee.com

23 January 2010

Virtual serial (COM) port buat emulasi

Gw pernah nulis gimana bikin virtual paralel klo ga punya port paralel (LPT), jadi klo cuman punya port USB tapi butuh cek akses print via paralel ini.

Nah kmaren (bulan kmaren tepatnya :D) gw butuh akses port serial (COM), karena nemu klien yang punya mesin cash register, nah modif aplikasi gw untuk mesin ini rada susah, soale mesinnya mahal n jelas klien ga mo minjemin,  sapa gw gitu lho, hehehe...

Secara singkat gw pelajarin aja di tempat klien gimana si mesin kerja, koneksi n protokol untuk aksesnya, baru deh gw dirumah modif aplikasi, nah yang jadi masalah untuk test, gw butuh device pake COM buat emulasi send and receive, kompie gw laptop yang jelas udah selain ga ada port paralel ga ada port serial juga, seandainya ada juga, mesinnya kan ga punya, thx google, searching bentar nemu deh...

Utility ini namanya HW-VSP, HW-Virtual serial port, jelas banget ya namanya, rangking satu untuk keyword yang gw cari, emulator serial port banyak tapi yang bisa menuhin kebutuhan gw untuk interaksi, kyknya ini paling bagus, soalnya dia ngemulasiin port serial yang outputnya ke tcp, nah untuk respond nya gw pasang echotool, yang jadi simple listener n replier tcp nya.

Jadi stepnya, pasang echotool dulu, misal dia suru ngelisten di port 4567
exec : echotool.exe /p tcp /s 4567

Terus jalanin si hw-vsp





Untuk test bisa pake hyperterminal aja, sisanya koding ding...

19 January 2010

Omnibar di mozilla firefox kayak google chrome

Chrome punya fitur keren, address bar buat ngetik URL berfungsi juga sebagai search bar, dikasi nama omnibar, ternyata firefox juga punya plugins buat nambahin fitur kayak gitu ada di sini, infonya gw dapet dari blog aggregator planet terasi.


Gw jarang banget buka google di firefox soalnya tinggal pencet ALT+D trus TAB sekali udah deh masuk ke entri textbox buat searching, untuk firefox gw, search engine yg gw set ya si google, sekarang pencet ALT+D sekali lgsg bisa buat search... bagoos...

15 January 2010

Fix ga bisa post comment di blogspot

Setelah bikin blog baru terus ngedit ngedit templatenya, ternyata ada error yaitu ga bisa post comment ama edit langsung artikel via ngeklik pulpen




Googling bentar ternyata ada di help nya si blogspot, tentang fixnya, jadi setelah template di edit dari setting layout, ada opsi "Revert widget templates to default" yang harus di klik, setelah ini diklik semua kembali normal.



14 January 2010

Blog Branching, Dengan Menggunakan Tema Khusus Bahas Cerita Sehari-hari Aku-Istri-Dan-Anak-anakku

Tssaaah... panjang amat yaa, judulnya.... iya dong gw kan fair, isi dikit tapi panjangin judulnya, biar adil

Intinya keidean dari temen gw, bikin blog khusus ah, crita sehari hari aja tentang keluarga mini gw, rasa cinta, rasa senang, rasa duka, apapun yang terlintas deh... berhubung bakal banyak cerita yang norak n foto2 apa adanya yang bakal gw tampilin mungkin pas bini gw ga pake jilbab, jadinya expos blognya, invitation only, palingan keluarga deket n temen2 deket aja, yang pastinya perempuan muslim, hehehe... maklum cewe berjilbab selain mahramnya, auratnya cuman cewe muslim aja yg boleh liat :pp

07 January 2010

Jangan congkel es di freezer nya kulkas...

Arrgh... tadinya mo ngehemat, biar bisa nabung bulan ini, ternyata bakal keluar duit juga niy, gara garanya, pembantu gw rajiiiin... tapi... kurang hati hati...

Kulkas gw rusak gara gara dia... dan komponen penggantinya udah ga dijual, harus pesen dulu baru ada... bisa lama nunggunya.

Gara-garanya sih sederhana, si bibi itu pengen bersihin kulkas gw, bagian freezernya, yang es nya udah menggunung, harusnya sih ga menggunung gitu esnya, cuman thermostat kulkas gw aja udah rusak, jadi ga otomatis matiin sistem pas udah dingin banget si freezernya.

Nah, yang bikin rusak, si bibi itu pake pisau bersihin es nya.... pratiin isi freezer, kan ada tuh lajur lajur disitu, ternyataaa..., itu bukan hiasan doang, hahaha... itu jalur pipa freoon... yang bikin kulkas itu dingin, nah si bibi ga sengaja bikin jalur itu bocor, pas dia nyongkel gunungan es, rusak lah dengan manis kulkas gw, hasilnya disebelah kanan... tenaaang.. item gitu bukan karena freon  bocor, hehehe, tapi tambalan epoxy dari si tukang servis kulkas.



Panel freezer itu bukan dari elemen besi yang bisa di las buat ditambal, jadinya harus di lem, tapi epoxy itu ga kuat, cuman beberapa hari di tambal, kulkasnya bocor lagi... sial.

Berhubung sistem pendingin utama ya si panel itu, harganya lumayan tuh antara 1/4 mpe 1/3 harga kulkas... liat umur kulkas gw, kyknya gw mending beli baru aja dari pada ganti panel yang rusak ini... hixxx... gagal deh nabung bulan ini, mwaaaa....