17 September 2018

Finally Solve Why Snagit Printscreen And PhraseExpress Auto Expander Feature didnt work




Its been 5 days, setting up my new box, whats been making me confuse, my two favorites apps' shortcut didnt work...

Soo many page have been browsed and read by me, so many tools to watch keyboard hooks with no avail...

- turning off avasts self defense
- reassigning all windows default app's shortcut
- monitoring what app running in background
- etc etc...

Finally found out why, after accidently pressing alt+f8, brought up one particular app on focus, NVIDIA GE FORCE EXPERIENCE broadcasting tools

Of course I didnt expect this, It was default installed after windows, first app set in this box...

After uninstalling this app, everythings working fine...

Alhamdulillah..

19 August 2018

Benerin Xiaomi Redmi 5+ Yang Ngebrick Gara Gara Update Ke ROM Global

Ini pembelian kedua buat istri, asemnya, kirain sama kayak pembelian pertama, redmi 5+ global, eeh yang dateng redmi dengan rom china, yang ga bisa di update, barangnya sih ori.

Dasar masih polos pegang hape ini, ikutin miui.com, yang ngasih panduan, klik menu updater dan pilih rom update yang didownload disini.. eeeh malah ngebrick... alias stuck di recovery mode, dengan dialog, can not be update... gubrak...


Ada beberapa cara yang gw coba, intinya semua invalid, saat tanggal ini 18 agustus 2018, yang jalan cuma via test pin, kondisi ngebrick, hape belum diapa2in... masih locked, blm usb debugging ... polos

1. Coba via tools XiaomiMiTool oleh Franscesco Tescari... ga jalan
2. XiaomiFlash jg ga bisa, partition flashing is not allowed gitu komen errornya...

Walah... opsi terakhir ilangin garansi, bongkar casing, test pin di short, baru ngeflash rom versi china lagi... cara EDL

Cara ini membuat hape jadi terdetect sebagai Qualcomm


Artikel yg paling ngebantu itu dari link ini : https://xiaomifirmware.com/guides-and-tips/how-to-restore-redmi-5-plus-and-fix-bootloop/  lengkap dengan video tutorialnya dan link2 file yang dibutuhkan, saran tools XiaomiMiFlash download versi terbaru, karena versi yang ada di artikel diatas sempat gagal

So...

Kalau kebetulan mau beli Redmi 5+ juga, tapi dapat rom abal2 versi china, baiknya lgsg rekues untuk unlock bootloader biar bisa ngeflash dengan rom mana saja ddownload dari sini : http://en.miui.com/a-234.html

07 June 2018

Perpanjangan STNK di Samsat Cinere

Pajak mobil lupa bayar, dan dientar2 mulu, udah mau dekat kena tagihan lagi baru deh bayar..

Biasa sih cek jumlah tagihan sebelum ke samsat via sms, tapi sekarang gada respon, ternyata sudah buat aplikasi, sambara namanya, download di : https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.bapenda.sambara&hl=in&rdid=id.go.bapenda.sambara

Dari pengecekan ternyata kena segini, wew... lumayan, ya iya lah telat setahun, hahaha...


Ngarepnya sih kayak samsat Bandung di bypass yang bisa drivethru, 15 menitan beres, super ekspress, eeh, disini ribet prosesnya, lumayan lama juga antri, dan berkali2... ga efisien nih...

1. Bawa, ktp, stnk dan bpkb asli
2. fotocopy semuanya, bayar 5000, sudah dicopykan semua dan dikasih map, tukangnya sudah tahu, atau proses sendiri juga bisa, mgkn lebih murah

3. Ke Loket Pajak Progressif, serahkan copy berkas berkas tersebut, dan pegang BPKB asli.


4. Tunggu dipanggil dari loket 1/pendaftaran, disini akan dikembalikan ktp dan disuruh antri di loket 2/pembayaran.


5. Tunggu dipanggil untuk pembayaran, ada 3 stop disini, di sebelah kiri, setelah disebut jumlah, geser ke kanan untuk melakukan pembayaran, setelah itu tunggu lagi, untuk diberikan stnk yang sudah di cap


6. Semua jumlah sesuai aplikasi sambara, tidak ada pungutan, salut, semoga bisa lebih efektif dan cepat lagi prosesnya




18 April 2018

Xiaomi Redmi 5 Plus Gantiin S4 dan Iphone 5

Setelah 5 tahun menggunakan S4, akhirnya ganti juga, karena sepertinya S4 ini sudah kewalahan menjalankan aplikasi2 terkini, spasinya juga cuma 8 gb.

Harganya murmer cuma 2,5 juta dengan perbandingan spesifikasi seperti di bawah ini



Fitur yang hilang dari S4 hanya NFC jadi agak susah baca sisa saldo e-toll sekarang, untungnya infra merah masih ada jadi kendali remote masih bisa oleh hape.

Hape ini bisa 2 nano sim card atau 1 nano simcard dan 1 sdcard, biar mudah dan tidak repot lagi bawa 2 hape, saya jadikan dua nomor hape saya di satu redmi 5 ini.

Cukup beberapa jam saja untuk proses restore, karena semua data di s4 dan iphone sudah terlink ke google, jadi tinggal login dan semua berpindah.

Info lain nanti tunggu penggunaan beberapa lama supaya bisa ketahuan

24 March 2018

Sorting Date Column in Flexgrid+PHP

If youre using php and flexgrid, one of its flaw is sorting the date column

Solution is within mysql query, convert the column as string with yyyy-mm-dd format, and cast it to char type, because using date_format only will not work

Sample for one of date column in my query :

cast(DATE_FORMAT(`ShipDate`,'%Y-%m-%d') AS char) as ShipDate

Hope this help

23 March 2018

Cerita Daftar Haji

Setelah 4 tahun dari start buka tabungan haji, akhirnya daftar juga... selesai terkumpul sih dari tahun kemarin, cuma baru ada waktu bareng istri daftar pekan kemarin.

Empat tahun lalu, antrian itu 14 tahun, daftar haji sekarang ternyata antriannya 16 tahun untuk area Depok, Subhanallaaaah... semoga ada umur, tapi feeling sih, tahun segitu, dunia udah berubah sama sekali, situs blogspot ini juga mgkn udah ga ada, perang dunia ke-3 udah lewat, dajjal udah tewas, dan imam mahdi sudah melenyapkan kedzaliman dunia, dan aku pun sudah tidak di bumi lagi, hahaha... wallahu'alam, semoga Allah sudah mencatat niat saya dan istri, melengkapi rukun Islam, aamiin


Dari angka posisi yang 28.886 dibagi kuota per tahun untuk Depok sebesar 1.708 orang... sama dengan 16,9... nyariiiis 17 tahun, mwahahah... anakku si bungsu kenzia udah mo kuliah baru deh bisa naik haji ini mah... gpp emakku bisa naik haji aja pas aku udah punya anak dua, hihihi hehehe hohoho #menghiburdiri

Sekarang mau cerita pendaftaran sampai dapat nomor porsi ini, yang lumayan bikin bolak balik, yang sebenarnya kalau tau flownya cukup cepat dan sederhana.

Info ini untuk urusan tahun 2018 dan di Depok, karena sepertinya berubah terus informasinya, karena awalnya dari petunjuk bank di tahun 2014, saya ikuti semua petunjuknya, eeeh ternyata...


Di tahun 2018 beda lagi


Lebih simpel, misal surat keterangan sehat yang harus dibuat di puskesmas yang harus antri lama, tidak diperlukan, Alhamdulillah...

Sesuai brosur diatas, langkah pertama setelah tabungan cukup adalah meminta dibuatkan tanda bukti setoran awal yang akan memberikan nomer validasi. Di proses ini akan dibutuhkan foto, Khusus foto, di brosur itu jumlah yang diperlukan di Depag, untuk bank beda lagi, jadi baiknya saat mencetak buat lebih, khusus saya yang menabung di BNI syariah, diperlukan 3x4=5 lembar dan 4x6=1 lembar

Untuk foto saya lakukan di studio Cemerlang jalan Nusantara, di seberang Masjid Agung Al Muhajirin, mereka sudah faham format fotonya yang 80% harus ada tampak wajah, biaya foto dan cetak sekitar 140rb, sempat balik ulang karena kurang jumlahnya, karena mengikuti yang di brosur.

Bila sudah jadi, dokumennya seperti ini, form asli harus disimpan, disarankan oleh orang bank untuk dilaminating, karena akan digunakan belasan tahun kemudian... kekeke #ketawamiris


form backup dari bank, dibawa ke Depag, di Depok lokasinya sebelah pemadam kebakaran di Grand Depok City.

Saran datang agak pagi supaya kosong, buka dari jam 8:00 hingga jam 14:30, saat tiba di Depag, lgsg ke tukang fotocopy untuk membeli map untuk proses pendaftaran ini, harga 5000 rupiah, mapnya seperti ini


Berguna untuk ceklis, dokumen mana saja yang sudah atau belum ada, di map itu foto butuh 15 tapi yang diminta hanya 10 saat saya daftar.

Setelah berkas lengkap, maka akan dipanggil untuk foto dan sidik jari, ini yang menyebakan pendaftaran haji tidak bisa diwakilkan, jadi harus ijin dari kantor dan datang khusus.

Kalau berkas lengkap, proses cukup cepat dan tidak sampai 20 menitan, yang membuat saya bolak balik, karena kurang cetak foto saja dan tidak meminta validasi bank, karena mengikuti panduan tahun 2014, jadi memakan waktu 2 hari karena harus bolak-balik rumah->depag->bank->studio->rumah... besoknya rumah->bank->depag->studio->depag->rumah..... mantap! pastikan jangan iseng dan coba2 kayak saya, lengkapi semua dokumen dulu baru ke depag, dijamin cepat dan lancar, hahaha...

Bila sudah di foto dan sidik jari, akan keluar dokumen nomor porsi seperti berikut :


Nomor bisa di cek di https://haji.kemenag.go.id/v3/node/955358 untuk estimasi keberangkatannya, data saya seperti gambar paling atas...

Untuk info kuota per kota dan lama antrian bisa dilihat di : https://haji.kemenag.go.id/v3/basisdata/waiting-list, Paling cepat berangkat itu dari daerah buru selatan, silakan pindah kesana kalau buru2... #halah, dan yang paling lama itu di Kabupaten Sidrap

Mohon doanya lagi semoga bisa lebih dipercepat dan ada umur untuk menunaikan ibadah haji, aamiin



19 February 2018

Tidak Bisa Komentar Di Blogger/Blogspot Menggunakan Chrome

Sudah beberapa waktu tidak bisa comment di blogspot ini menggunakan chrome, harus buka firefox atau opera dulu, setelah googling google groups, baru deh ketemu walaupun jawabannya sebenernya untuk browser safari. Intinya harus mematikan blocking 3rd party cookies.

Caranya, buka settings chrome, search "cookies", masuk ke content settings


Buka bagian Cookies


Matikan opsi block 3rd party cookies


 Komentarpun kembali lancar


25 December 2017

Koneksi Dua Lokasi Via Antena Ubiquity Litebeam M5

Ceritanya Masjid Al Mukhlisin Sawangan Regensi (MASR) kemalingan, terus dipasang cctv, supaya bisa dimonitor jarak jauh, saya mau membagi internet saya ke masjid, narik kabel ga mungkin jaraknya klo menyusur jalan 280m, tapi direct cuma 134meter.



Berhubung blank experience, ga pernah install antena sama sekali, al hasil ngefollow page rt-rw net di facebook selama kurang lebih sebulan, biar familier ama jargon dan item item yang digunakan.

Tadinya mau beli yang murahan tplink cpe-220, eh tetiba gagal proses di bukalapak, ga lama, banyak status yg misuh2 pake tplink ini, jelek koneksinya, alhamdulillah, hehehe...

Setelah baca2 lebih banyak akhirnya saya pilih beli Litebeam M5 dari Ubiquity di shopee, lebih mahal dari tplink 220 tapi mungkin sedikit overkill, buat kebutuhan ini, soalnya baca di internet, ada hotel yang pakai untuk dua lokasi dengan jarak 38 Kilometer !!!, gile dah... sementara saya pakai untuk jarak 140meter kurang, tapi kondisinya banyak pohon rimbun dan rumah tinggi. Gambar dibawah, sebelah kiri view dari belakang rumah saya mengarah ke mesjid, dan yang kanan view area kubah mesjid .


Setelah barang datang, saya harus paham setting dulu, jadi harus dicoba jarak dekat. dibawah, gambar merakit antena, cukup mudah, tinggal ikuti manual yang ada.









Jadi dari dua antena ini, salah satu berfungsi sebagai AP (access point) dan satu lagi yang berlokasi di mesjid sebagai station atau client

Skema sederhananya

Rumah---Switch/HUB---LBM    -------------  LBM---Switch/Hub---Masjid

Setting pertama, membuat Litebeam (LBM) sebagai AP, settingnya, dari switch/hub masuk ke adaptor POE, dari POE pasang kabel masuk ke LBM, secara default ip dari si LBM adalah 192.168.1.20 dengan user dan password: ubnt


Setting2 airOs nya adalah sebagai berikut, fokus di 2 tab saja, bagian wireless dan network, yang lain biarkan apaadanya,

Untuk mode, disisi pemancar, set jadi mode Access Point

Beri nama SSID, dan set sekuritinya dengan yang diinginkan, samakan hal hal ini disisi penerima nanti


Bagian network, disini ip2 sebagai contoh, yang penting samakan subnet antara dua antena ini pastikan gateway sudah bisa internet agar bisa langsung disisi penerima lancar browsing, untuk sisi pemancar saya set ip static dengan ip address 192.168.99.44


Setelah, beres dan lampunya menyala semua


Giliran LBM station/client yang disetting


Skemanya, LBM Station, menerima koneksi dari LBM AP, kemudian masuk ke router yang akan diletakkan di masjid nanti, tanda setting berhasil, si laptop bisa browsing dengan hanya terhubung dari LBM station ini.

Setting airOS untuk sisi penerima ini adalah sebagai berikut,

Set mode sebagai station, gunakan SSID yg sama dengan yang diset di pemancar

Set sekuriti juga sesuai dengan sisi pemancar


Untuk IP pastikan subnet dan gateway sama seperti pemancar, bedakan ip addressnya tentu saja, untuk pemancar saya menggunakan 44 sisi penerima 55, agar mudah ingat untuk buka linknya nanti



Bila sudah di apply, maka lihat tab main, koneksi akan seperti ini



Tentu saja dengan jarak cuma 5 langkah, kondisinya ideal sekali, hahaha... nilai nilai diatas adalah nilai maksimum nan sempurna dari koneksi antara 2 LBM ini.

Kabel dan RJ45nya yang saya gunakan masih CAT5 tapi mereknya AMP yang lumayan bagus dalam mengantarkan arus, terlihat dari gambar diatas, masing masing sisi saya buat 20 dan 30 meter. Kalau lebih panjang mungkin akan drop dan memerlukan kabel kualitas CAT6

Setelah koneksi berhasil dan lancar terkoneksi internet, update firmware kedua LBM tersebut, akan muncul notif bila ada update, dan restart si LBM-LBM dan rapihkan, siap diinstall di atap rumah dan masjid.

Sebelum dipasang diatap, giliran pembuatan tiang untuk menempel antena2 ini. Pipa saya beli pipa galvanis diameter 1 inch, dipasang di rumah 2 meter, dan 3 meter buat di masjid. Ngelas sendiri untuk kakinya, supaya ga muter aja kalau ketiup angin, hasil jelas amatiran, baru make las2an soalnya, kekeke...


Jadinya seperti ini


Yang lumayan, narik narik kabel dari router, masuk ke atap rumah naik terus ke atas dinding rumah, demi mengibarkan sang antena ini...


Untuk pointing saya bermodalkan google earth gambar paling atas dan kompas di iphone saja,  perhatikan sudutnya untuk arah horisontal, sedangkan sudut vertikal dikira-kira dulu, fine tuning belakangan.

Giliran setting di mesjid, jangan lupa bawa kabel extender roll panjang, karena buat test pointing sampai dapat sinyal paling bagus. Lakukan pada sore hari, selain panas, juga silau kalau dilakukan siang hari.


Saat pointing tiang ini, harus terus monitor laptop, untuk melihat signal strength maksimum yang bisa di dapat, karena dari jarak, geser sedikit saja, artinya melenceng cukup jauh...


Alhamdulillah cukup mudah untuk mendapatkan sinyal walau yang sudah saya sampaikan diawal, kondisi area cukup rimbun dan banyak pohon.


Akhirnya setelah beberapa tes lokasi pemasangan, didapat kondisi yang ideal, dan sinyal bisa maksimum, pointing ini harus berdua, sisi pemancar di rumah saya, saya minta bantuan istri untuk monitor grafik sinyal saat saya sedang posisi memasang tiang dan agak sulit melihat laptop, menggunakan walkie talkie.


Fine tuning saya lakukan keesokan hari bermodalkan iphone untuk monitor grafik LBM, cari sudut yang pas cukup membutuhkan kesabaran, demi hasil yang memuaskan.


Saat hasil menunjukkan diatas, saya rasa sudah cukup, strength lumayan tinggi dan CCQ diatas 90%, hasil akhir dari status LBM untuk sisi pemancar adalah sebagai berikut, berhubung ini adalah point to point, airmax saya matikan.



Sedangkan disisi penerima/client adalah sebagai berikut, lumayan mendekati kondisi ideal di grafik atas, walau kondisi banyak terhalang pepohonan, depan antena saja sudah pohon, hehehe...


Semoga awet dan ga perlu difine tuning lagi, misal karena angin atau hal lain, apalagi kesamber petir, ya Allah semoga dijauhkan, aamiiiin

Cek speedtest hasil sangat memuaskan, melihat kondisi koneksi via antena ya


Untuk CCTV, viewing cukup bisa diakses, tapi speed tidak terlalu bagus, mungkin karena menggunakan cloud dari vendor CCTV DVR yang entah kemampuan bandwidth mereka seperti apa. karena beberapa kali, jangankan untuk view, untuk login online saja susah, tapi secara lokal, hasil lancar dan tidak ada msalah, berikut gambar cctv saat dilihat dari rumah saya




Eniwei, alhamdulillah berhasil...

Update 25/12/2017

Ga ujan ga angin tiba2 koneksi kok drop naik turun, tapi CCQ tetap tinggi, browsing2 lebih jauh, ada beberapa celetukan komentar tentang ini yang bilang mgkn interferensi dengan pemancar lain, ketika saya cek scan di sisi klien ternyata benar, didekat antena penerima ini ada pemancar lain.

Akhirnya saya aktifkan lagi mode airmax, karena dengan airmax, si pemancar/AP punya mode airSelect, dimana dia akan aktif ganti2 (hop) frekuensi tiap waktu yg bisa kita set, defaultnya 3 detik.



Klik edit, untuk memilih frekuensi2 yang akan dipindah2, kalau saya pilih semuanya



Tidak lama setelah AP diset seperti diatas, sisi station/client langsung terhubung dan koneksi jaringan sangat lancar, CCQ juga naik hingga 97%


Cek speedtest juga lebih tinggi dari sebelumnya


20 December 2017

Pajak STNK dan Balik Nama Di Samsat Cinere 40 menit Saja...

Mungkin karena hari kerja, jadi antrian sepi, dateng jam 9:40 pulang 10:20, top...

Untuk kecepatan, dari rumah baiknya sudah disiapkan fotocopy2 yang diperlukan, diperlukan hanya satu sih tapi saya bikin dobel dua semuanya
1. KTP
2. STNK
3. BPKB
4. Kuitansi Asli
5. Amplop manila

Berikut langkah2 saya khusus di Samsat Cinere Depok.

Langkah pertama, langsung nyelonongg ke area cek fisik, di belakang, antrikan motor minta di gesek, setelah mendapat gesekan masuk ke kantor cek fisik, untuk minta dokumen, disini  serahkan stnk asli, copy bpkb, copy stnk dan copy ktp, tunggu sekitar 5 menit, bayar 30rb



Langkah kedua, fotocopy lembar cek fisik tsb, untuk baliknama BPKB

Langkah ketiga, naik ke lantai paling atas gedung samsat (lt 3), di loket pendaftaran paling kiri, lgsg ambil formulir biru, dan lengkapi, serahkan ke petugas yang jaga, amplop dari cek fisik, beserta bpkb asli dan kuitansi penjualan asli dan copynya, bayar 50rb, si bpk mgkn bilang tunggu 2 jam, baiknya jangan pulang, karena dalam kasus saya, kurang lebih 10 menit, akan dipanggil petugas kasir



Langkah keempat, tunggu dipanggil kasir, dan bayar tagihan stnk dan baliknama tersebut, untuk kuitansi ini segera copy atau foto, kalau diperlukan karena harus diserahkan saat dipanggil untuk penyerahan STNK


Langkah kelima, kurang lebih 15 menit kemudian setelah kasir, nama saya dipanggil untuk penyerahan STNK, serahkan kuitansi tersebut dan ambil stnk baru

Langkah keenam, copy dalam satu halaman 2 lembar STNK dan ktp, sekalian ambil plat nomer dibelakang tidak perlu bayar karena sudah di charge 60rb di kuitansi diatas, kalau diminta, tunjukkan biaya tnkb di stnk, pengambilan plat nomer kurang lebih 5 menit.

Langkah ketujuh, kembali serahkan copy stnk+ktp ke loket pendaftaran untuk minta tolong BBN BPKB secara kolektif, kalau mengurus sendiri biaya adalah 300rb, tapi secara kolektif biayanya 350rb, jasanya 50rb, sebagai orang yang pernah mengurus sendiri ke komdak untuk balik nama mobil dari Bandung ke Depok, biaya 50rb cukup sepadan lah, dibanding cape antri dan buang waktu pengurusan, hehehe...

Kurang lebih 35 menit ditambah 5 menit bolak balik copy dan ke ruang pendaftaran selesai 40 menit mengurus hal ini, Alhamdulillah salut buat Samsat Depok, tingkatkan lagi pak pelayanannya biar masyarakat lebih banyak yg bayar pajak. 

Sedikit saran, sudah ada bea adm stnk yang naik 2x lipat dari sebelumnya menjadi 100rb, kok masih ada charge gesek dan formulir yang totalnya 80rb ya, semoga ditiadakan, seandainya ada, dimasukkan saja dalam biaya di kuitansi tsb, pasti tidak ada yg keberatan, untuk menghilangkan kesan uang ga jelas, karena tidak ada bukti bayar yg diberikan.