21 June 2013

Ganti IOS jadi Android, dari Iphone 3GS ke Galaxy S4

Setelah tepat tiga tahun menggunakan Iphone 3GS, akhirnya saya ganti ke Samsung Galaxy S4, secara perbandingan, pastinya jomplang banget spesifikasi si dua gagdet ini, dan tidak akan detil diceritakan, terpaksa beli baru, soalnya si Iphone sudah sangat tidak nyaman digunakan, lambat dan sering crash.

Whatsapp sering delay, camera juga lama untuk loading, browsing juga sering crash, walaupun penggunaan lain masih baik baik saja, sebagai fungsi utamanya untuk telepon, tapi penggunaan penting dalam hal messaging yang sangat saya andalkan sudah tidak reliabel lagi.


Jadinya, setelah digunakan 3 hari, dibawah adalah cerita pribadi saya untuk penggunaan si Galaxy S4 ini...

Harga

Beli di mangga dua, harga 7.5jt, dulu beli si 3GS harganya 8,5jt, untuk si S4, saya harus menambah beli Micro SD Transcend yg class 10, ukuran 32GB seharga 250rb.

Cerita Migrasi


  1. Data Kontak

    Untungnya selama penggunaan Iphone, saya selalu menggunakan contact gmail yang di sync, di account iphone

    Jadi saat pindah ke android, tinggal sync account gmail bersangkutan, kontak saya pun kembali muncul dengan cepat, sewaktu diaktifkan di toko, saat jalan ke parkiran dan masuk ke mobil, semua kontak sekitar 1600 data dari A-Z, sudah muncul di S4
  2. Messaging

    Untuk migrasi data sms dari ios ke android, panduan yang bagus bisa di ikuti disini http://www.hongkiat.com/blog/transfer-iphone-sms-to-android/,

    Intinya,
    - dapatkan database sms di Iphone
    - copykan ke android
    - install "iSMS2droid" dan "SMS backup and restore" di android
    - convert db sms tersebut ke xml, menggunakan isms2droid
    - restore sms dengan memproses file xml tersebut dengan sms backup and restore

    Sayangnya, database messaging saya yang umurnya 3 tahun itu mengandung hampir 25rb sms, tidak kuat di proses aplikasi isms2droid tersebut, aplikasinya crash.

    Alhamdulillah sang pembuat aplikasi isms2droid, juga menyediakan fitur online untuk memproses db sms iphone ini, linknya masih ada saat saya tulis setahun yang lalu disini.

    Di situs http://faked.org/isms2droid/, db sms iphone di upload kemudian akan dihasilkan file xml, dan tinggal di proses di android.

    Saat di proses restore oleh sms backup and restore, window informasinya hanya menunjukkan sampai 10rb data saja, biarkan, karena dia akan terus memproses sampai selesai, Kurang dalam 1 jam, S4 ini sudah berfungsi penuh dengan kebutuhan sehari hari saya.

    Untuk Whatsapp dan Line, dua aplikasi messaging yang lumayan akut saya pakai, sayangnya belum tahu cara restorasinya, untuk yang line untungya saya lumayan sering juga chat dari komputer, sehingga masih ada cadangan backup untuk sejarah percakapan, jadi ya sementara di ikhlaskan saja dulu.
  3. Calendar/Alarm

    Karena semua data calendar-ing juga disimpan ke gmail, dengan set sync-account, otomatis semua data kalender kembali utuh di S4

    Khusus Alarm, terpaksa harus entri satu satu, karena tidak ada fitur integrasinya
  4. Notes

    Saya menggunakan yahoo notes untuk sinkronisasi notes di Iphone, dengan menginstall yahoo, data notes bisa dilihat kembali. atau setting email account dengan tipe imap, maka data notes bisa dilihat juga. Fitur notes ini jarang saya gunakan, untuk view notes di PC, saya menggunakan onenote, kalau untuk note2 ringan, baiknya sih menggunakan evernote kalau memang ingin mudah sinkronisasi antar device.
  5. Foto/Video

    Cukup mudah, untuk mengambil dari iphone, tinggal copykan file2nya via explorer atau ssh, bila Iphonenya sudah terjailbreak.

    Untuk memindahkan ke android, tadinya saya copy via ssh, dengan setting android menjadi ssh server dengan aplikasi SSH Server, sayangnya saat di copy dengan winscp, semua atribut tanggal menjadi hari file tercopy, bikin pusing saat mau memilah gambar nantinya saat setting di gallery.

    Android bisa menjadi sistem penyimpanan usb, bila terhubung dengan kabel, tapi anehnya copy ribuan file dengan kabel malah tidak sestabil via ssh.

    Akhirnya, cara paling cepat, saya ulangi copy dengan melepas dulu micro sd dari S4 untuk di copy langsung di laptop.
  6. Aplikasi

    Dokumen viewer, tidak ada masalah, di S4 menggunakan polaris, hampir semua dokumen yang saya perlukan bisa di buka

    Sosmed, aplikasi sosmed hampir tidak ada masalah, kecuali line/whatsapp yang menjadi hilang history chatnya

    Islami, quran yang biasa saya gunakan di iphone adalah "alQuran" dari almubin.com, karena dia akan otomatis membuka di ayat terakhir yang kita baca, untungnya di iQuran pro yang saya beli untuk tablet iconia saya, ada fitur tersebut, tapi tetap harus di klik dulu tombol "last reading position" nya, yaitu icon seperti buku terbuka

    Network tools, issh, aplikasi di ios yang saya beli, untuk segala macam aktivitas, seperti vnc, rdp,  , wol, ssh, telnet, harus digantikan dengan beberapa aplikasi terpisah, tapi luarbiasanya, semuanya gratis, ga apa apa deh, pencar pencar, tapi gratisan, hehe... beberapa tools lain, tinggal dicari padanan di google play, kebanyakan sudah dibuatkan oleh vendor aplikasi ios, kalau tidak ada lumayan bejibun alternatifnya, sangat tidak ada masalah untuk hal ini.

    Gps navigasi, saya menggunakan Sygic, dan berjalan lancar tanpa masalah, karena sering digunakan dan cukup bisa diandalkan, saya beli yang versi android, mumpung ada diskon.

    HTPC, untuk kendali xbmc, saya menggunakan Yatse

    Tracking, saya aktifkan prey juga di android, aplikasi pelacak kalau hape ini hilang, walau berdoa dengan sangat takzim agar ga pernah mengalami musibah tersebut, baiknya di install saja dan di aktifkan.
Update

Jangan lupa matikan fitur imessage di iphone sebelum di cabut simcardnya, karena, teman2 lain yang menggunakan iphone, bila mengirim sms, pesannya akan melalui imessage, bukannya via server messaging sms.

Kalau terlanjur, koneksinya iphone ke wifi dan matikan imessage di setting messaging iphone

Fitur Software dan Hardware

Waduh banyak banget, browsing aja reviewnya deh, saya juga beli karena review2 yang berseliweran di internet.

Tapi beberapa hal yang bikin saya suka, diantaranya
  • Bentuknya, ga kayak Galaxy S3 yang plastik, ada semacam aluminium di sepanjang sisinya, walau cover belakang tetap plastik.
  • Batre bisa diganti, dan sudah ada yang menjual batre 5400 mAh, dibanding original yang cuma 2600 mAh, tapi ya batrenya sangat tebal dan cover harus di ganti juga
  • Storage bisa di tambah, Galaxy S4 saya itu yang 16 GB, tapi oleh system dan aplikasi standar sudah tergunakan 8 GB, dengan fitur bisa di tambah micro SD, masalah kurang spasi data bisa terselesaikan dengan penambahan 32 GB, maksimum 64 GB.
  • Deteksi suara yang sangat sempurna, dengan pengaturan intonasi yang santai, pengetikan dengan voice input sangat baik sekali nyaris sempurna.
  • Fitur blocking, sudah built in, untuk ios, harus di jailbreak dan instalasi aplikasi khusus dulu, para spammer dan marketing caller akan sedikit susah sekarang untuk mengkontak saya, hehe...
  • Sensornya, deteksi gerakan muka untuk baca email, deteksi gerakan tangan untuk cek notifikasi, men-silent dengen menelungkupkan ke meja, mengeraskan suara bila terdeteksi tersimpan di tas, dsb...
  • Khas android, tombol back !, dimanapun dalam sistem android, hal yang dilakukan, tombol back akan mengembalikan ke hal sebelumnya.
Yang Hilang

Ada beberapa fitur di Ios tidak ada di android Galaxy S4 ini, yaitu keyboard shortcut, entah mengapa di android versi sebelumnya dikabarkan ada dengan entri Personal Dicitionary, tapi untuk 4.2.2 ini tidak ada fitur tersebut.

Saat editing dengan menekan shift+backspace, untuk menghapus kata yang sudah di ketik, tidak ada, sampai sekarang masih suka tidak sadar melakukan itu.

Kesimpulan

Android bukan hal baru untuk saya, karena selain Iphone saya juga menggunakan tablet android, jadi penggunaan handphone baru bersistem android ini, cukup langsung familier buat saya. Iphone dengan iosnya kecuali anda sebagai pembuat aplikasi sepertinya bukan device yang cukup menarik lagi untuk digunakan, sangat direkomendasikan untuk menggunakan android sekarang ini, dibanding apple dengan iosnya.

Semua aplikasi di IOS, hampir selalu ada alternatifnya di Android, secara gengsi, Iphone juga sudah tidak menaikkannya lagi, hehe...

Dulu mungkin android agak ribet dan belum stabil, susah untuk orang awam, tapi sekarang, anak saya yang baru kelas tiga SD saja sudah cukup lama menggunakan android dan cukup fasih mengkonfigurasi settingnya.