28 March 2012

PC sebagai Home Theather atau Media Server

Berawal dari media server yang saya beli disini, tewas dengan sukses, mungkin karena di abuse, dengan umurnya yang kurang lebih 6 bulan, dia digunakan hampir tiap hari lebih dari 6 jam, maklum lah, di rumah, saya larang total siaran tv lokal, karena ga ada mutu, jadinya anak anak hiburan di rumah, itu film film yang saya downloadkan saja.


Dengan tidak adanya media player, kasihan anak saya tidak ada hiburan, jadi nya malah nimbrung di laptop saya minta di setelkan film, wah, saya, ga akan bisa kerja kalau begitu.

Berhubung kerja secara total sudah menggunakan laptop, dan PC di rumah nganggur, padahal speknya lumayan, ya sudah, PC ini saya rubah saja jadi media player, media player yang kereen, karena jauh lebih mahal dari yang media player diatas, hahaha... dengan fitur, sempurna !, pastinya, karena hampir semua file media yang saya download akan bisa dimainkan lancar.

Untuk sound system, bisa saya manfaatkan home theather dengan mode aux input, emulasi dari 2 channel audio si PC ke 5.1, cukup bagus dan berdentam meriah untuk film film full sound effect, sepertinya lumayan bikin tetangga sewot lah, kalau di setel maksimem, hehehe

Untuk software player medianya sendiri, agar mudah digunakan keluarga saya, saya menginstall aplikasi khusus untuk media server ini, aplikasi aplikasi yang saya coba cukup banyak, informasinya saya dapat dari sini http://www.missingremote.com/guide/beginners-guide-htpc-software, tapi akhirnya aplikasi yang saya pilih adalah XBMC, seri 11 atau EDEN, karena melihat fiturnya yang cukup lengkap, tampilan bagus dan... aplikasi pendukung yang lengkap di berbagai device.


Aplikasi apa?, aplikasi remote, xbmc ini sangat mudah di kendalikan, bisa via browser, atau aplikasi2 native yang ada di device, misalnya iphone saya, ada aplikasi xbmc constellation, dimana via iphone saja, saya bisa menyalakan dan mematikan si server serta, browsing judul2 film, musik dan foto yang ada di server untuk dimainkan via koneksi LAN yang ada, sehingga walau misal sedang di ruang lain pun, film bisa saya matikan bila saya ingin anak2 saya tidur dan berhenti nonton filmnya.

Karena xbmc adalah dlna server, konten media didalamnya bisa di streaming ke device lain juga, misal handphone, laptop atau tablet android saya, sehingga koleksi film, lagu dan foto yang ada sekarang saya pusatkan di server saja, kalau ingin di lihat di laptop atau tablet sambil tiduran, si server bisa saya nyalakan dengan fitur wake on lan, kemudian konten tinggal di streaming, atau kalau anak2 sedang nonton filmnya, saya bisa menonton film lain di laptop saya, tentunya kalau kerjaan sudah habis :((.

Untuk aplikasi dlna client di laptop, saya menggunakan windows media player saja, dia sudah otomatis mendeteksi kehadiran xbmc, sedang di android tablet, menggunakan aplikasi xbmc media, hanya beberapa film belum bisa dimainkan, karena keterbatasan codec di si tablet.